<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>4gustiah&#039;s Blog</title>
	<atom:link href="http://4gustiah.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://4gustiah.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com site</description>
	<lastBuildDate>Tue, 01 Jun 2010 05:31:57 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='4gustiah.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>4gustiah&#039;s Blog</title>
		<link>http://4gustiah.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://4gustiah.wordpress.com/osd.xml" title="4gustiah&#039;s Blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://4gustiah.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Quiz TIK</title>
		<link>http://4gustiah.wordpress.com/2010/06/01/quiz-tik/</link>
		<comments>http://4gustiah.wordpress.com/2010/06/01/quiz-tik/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 Jun 2010 05:31:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>4gustiah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://4gustiah.wordpress.com/?p=7</guid>
		<description><![CDATA[1. Sejarah Timor Timur Timor Timur Artikel ini adalah tentang (eks) Provinsi Timor Timur yang dianggap bagian dari Indonesia (1976-1999). Untuk negara di Asia Tenggara, lihat Timor Leste. Bendera Timor Timur Timor Timur merupakan sebuah wilayah bekas koloni portugis yang dianeksasi oleh militer Indonesia menjadi sebuah provinsi yang pernah menjadi bagian Indonesia antara 17 Juli [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=4gustiah.wordpress.com&amp;blog=13966593&amp;post=7&amp;subd=4gustiah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<ol>
<li><strong>1. </strong><strong>Sejarah Timor Timur</strong></li>
</ol>
<p><strong>Timor Timur</strong></p>
<p>Artikel ini adalah tentang (eks) Provinsi Timor Timur yang dianggap bagian dari <a title="Indonesia" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Indonesia">Indonesia</a> (1976-1999). Untuk negara di <a title="Asia Tenggara" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Asia_Tenggara">Asia Tenggara</a>, lihat <a title="Timor Leste" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Timor_Leste">Timor Leste</a>.</p>
<p><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Timor_timur.PNG"></a></p>
<p><a title="&quot;Perbesar&quot; " href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Timor_timur.PNG"></a></p>
<p>Bendera Timor Timur</p>
<p><strong>Timor Timur</strong> merupakan sebuah wilayah bekas koloni <a title="Portugis" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Portugis">portugis</a> yang dianeksasi oleh militer Indonesia menjadi sebuah provinsi yang pernah menjadi bagian <a title="Indonesia" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Indonesia">Indonesia</a> antara 17 Juli 1976 sampai 19 Oktober 1999. Kala itu provinsi ini merupakan provinsi Indonesia yang ke-27. Timor Timur berintegrasi dengan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia setelah dijajah selama 450 tahun oleh Portugal. Wilayah provinsi ini meliputi bagian timur <a title="Pulau Timor" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pulau_Timor">pulau Timor</a>, <a title="Pulau Kambing" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pulau_Kambing">pulau Kambing</a> atau Atauro, <a title="Pulau Jaco (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pulau_Jaco&amp;action=edit&amp;redlink=1">pulau Jaco</a> dan sebuah <a title="Eksklave" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Eksklave">eksklave</a> di <a title="Timor Barat" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Timor_Barat">Timor Barat</a> yang dikelilingi oleh provinsi <a title="Nusa Tenggara Timur" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Nusa_Tenggara_Timur">Nusa Tenggara Timur</a>.</p>
<p>Timor Timur secara resmi merdeka menjadi negara <a title="Timor Leste" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Timor_Leste">Timor Leste</a> pada <a title="20 Mei" href="http://id.wikipedia.org/wiki/20_Mei">20 Mei</a> <a title="2002" href="http://id.wikipedia.org/wiki/2002">2002</a>.</p>
<p><strong>Pembagian administratif</strong></p>
<p>Provinsi Timor Timur secara administratif dibagi menjadi 13 kabupaten dan satu kota administratif dan 64 kecamatan.</p>
<ol>
<li><a title="Kabupaten Covalima" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Covalima">Kabupaten Covalima</a> atau Kovalima</li>
<li><a title="Kabupaten Ainaro" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Ainaro">Kabupaten Ainaro</a></li>
<li><a title="Kabupaten Manufahi" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Manufahi">Kabupaten Manufahi</a></li>
<li><a title="Kabupaten Viqueque" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Viqueque">Kabupaten Viqueque</a> atau Vikeke</li>
<li><a title="Kabupaten Lautem" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Lautem">Kabupaten Lautem</a></li>
<li><a title="Kabupaten Baucau" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Baucau">Kabupaten Baucau</a> atau Baukau</li>
<li><a title="Kabupaten Manatuto" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Manatuto">Kabupaten Manatuto</a></li>
<li><a title="Kabupaten Aileu" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Aileu">Kabupaten Aileu</a></li>
<li><a title="Kabupaten Liquiça" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Liqui%C3%A7a">Kabupaten Liquiça</a> atau Likisa</li>
<li><a title="Kabupaten Ermera" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Ermera">Kabupaten Ermera</a></li>
<li><a title="Kabupaten Bobonaro" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Bobonaro">Kabupaten Bobonaro</a></li>
<li><a title="Kabupaten Ambeno" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Ambeno">Kabupaten Ambeno</a></li>
<li><a title="Kota Administratif Dili" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kota_Administratif_Dili">Kota Administratif Dili</a></li>
</ol>
<p><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Timor_Timur">http://id.wikipedia.org/wiki/Timor_Timur</a></p>
<p><strong>Sejarah Timor Leste</strong></p>
<p><strong>Sejarah Timor Leste</strong> berawal dengan kedatangan orang <a title="Australoid" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Australoid">Australoid</a> dan <a title="Melanesia" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Melanesia">Melanesia</a>. Orang dari <a title="Portugal" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Portugal">Portugal</a> mulai berdagang dengan pulau <a title="Timor" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Timor">Timor</a> pada awal abad ke-16 dan menjajahnya pada pertengahan abad itu juga. Setelah terjadi beberapa bentrokan dengan <a title="Belanda" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Belanda">Belanda</a>, dibuat perjanjian pada <a title="1859" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1859">1859</a> di mana Portugal memberikan bagian barat pulau itu. <a title="Jepang" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jepang">Jepang</a> menguasai Timor Timur dari <a title="1942" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1942">1942</a> sampai <a title="1945" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1945">1945</a>, namun setelah mereka kalah dalam <a title="Perang Dunia II" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Perang_Dunia_II">Perang Dunia II</a> Portugal kembali menguasainya.</p>
<p>Pada tahun 1975, ketika terjadi <a title="Revolusi Bunga (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Revolusi_Bunga&amp;action=edit&amp;redlink=1">Revolusi Bunga</a> di Portugal dan <a title="Gubernur" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Gubernur">Gubernur</a> terakhir Portugal di Timor Leste, <a title="Lemos Pires (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Lemos_Pires&amp;action=edit&amp;redlink=1">Lemos Pires</a>, tidak mendapatkan jawaban dari Pemerintah Pusat di Portugal untuk mengirimkan bala bantuan ke Timor Leste yang sedang terjadi <a title="Perang saudara" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Perang_saudara">perang saudara</a>, maka Lemos Pires memerintahkan untuk menarik tentara Portugis yang sedang bertahan di Timor Leste untuk mengevakuasi ke Pulau Kambing atau dikenal dengan <a title="Pulau Atauro" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pulau_Atauro">Pulau Atauro</a>. Setelah itu <a title="FRETILIN" href="http://id.wikipedia.org/wiki/FRETILIN">FRETILIN</a> menurunkan bendera Portugal dan mendeklarasikan Timor Leste sebagai Republik Demokratik Timor Leste pada tanggal 28 November 1975. Menurut suatu laporan resmi dari PBB, selama berkuasa selama 3 bulan ketika terjadi kevakuman pemerintahan di Timor Leste antara bulan September, Oktober dan November, Fretilin melakukan pembantaian terhadap sekitar 60.000 penduduk sipil (sebagian besarnya wanita dan anak-anak karena para suami mereka adalah pendukung faksi integrasi dengan Indonesia). Dalam sebuah wawancara pada tanggal 5 April 1977 dengan <em><a title="Sydney Morning Herald (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Sydney_Morning_Herald&amp;action=edit&amp;redlink=1">Sydney Morning Herald</a></em>, Menteri Luar Negeri Indonesia <a title="Adam Malik" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Adam_Malik">Adam Malik</a> mengatakan bahwa &#8220;jumlah korban tewas berjumlah 50.000 orang atau mungkin 80.000&#8243;. Tak lama kemudian, kelompok pro-integrasi mendeklarasikan integrasi dengan Indonesia pada 30 November 1975 dan kemudian meminta dukungan Indonesia untuk mengambil alih Timor Leste dari kekuasaan FRETILIN yang berhaluan <a title="Komunis" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Komunis">Komunis</a>.</p>
<p>Ketika pasukan Indonesia mendarat di Timor Leste pada tanggal 7 Desember 1975, <a title="FRETILIN" href="http://id.wikipedia.org/wiki/FRETILIN">FRETILIN</a> didampingi dengan ribuan rakyat mengungsi ke daerah pegunungan untuk untuk melawan tentara Indonesia. Lebih dari 200.000 orang dari penduduk ini kemudian mati di hutan karena pemboman dari udara oleh militer Indonesia serta ada yang mati karena penyakit dan kelaparan. Banyak juga yang mati di kota setelah menyerahkan diri ke tentara Indonesia, namun Tim <a title="Palang Merah International (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Palang_Merah_International&amp;action=edit&amp;redlink=1">Palang Merah International</a> yang menangani orang-orang ini tidak mampu menyelamatkan semuanya.</p>
<p>Selain terjadinya korban penduduk sipil di hutan, terjadi juga pembantaian oleh kelompok radikal FRETILIN di hutan terhadap kelompok yang lebih moderat. Sehingga banyak juga tokoh-tokoh FRETILIN yang dibunuh oleh sesama FRETILIN selama di Hutan. Semua cerita ini dikisahkan kembali oleh orang-orang seperti <a title="Francisco Xavier do Amaral" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Francisco_Xavier_do_Amaral">Francisco Xavier do Amaral</a>, Presiden Pertama Timor Lesta yang mendeklarasikan kemerdekaan Timor Leste pada tahun 1975. Seandainya Jenderal <a title="Wiranto" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Wiranto">Wiranto</a> (pada waktu itu Letnan) tidak menyelamatkan Xavier di lubang tempat dia dipenjarakan oleh FRETILIN di hutan, maka mungkin Xavier tidak bisa lagi jadi Ketua Partai <a title="ASDT (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=ASDT&amp;action=edit&amp;redlink=1">ASDT</a> di Timor Leste Sekarang.</p>
<p>Selain Xavier, ada juga komandan sektor FRETILIN bernama <a title="Aquiles (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Aquiles&amp;action=edit&amp;redlink=1">Aquiles</a> yang dinyatakan hilang di hutan (kemungkinan besar dibunuh oleh kelompok radikal FRETILIN). Istri komandan Aquilis sekarang ada di <a title="Baucau" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Baucau">Baucau</a> dan masih terus menanyakan kepada para komandan FRETILIN lain yang memegang kendali di sektor Timur pada waktu itu tentang keberakaan suaminya.</p>
<p>Selama perang saudara di Timor Leste dalam kurun waktu 3 bulan (September-November 1975) dan selama pendudukan Indonesia selama 24 tahun (1975-1999), lebih dari 200.000 orang dinyatakan meninggal (60.000 orang secara resmi mati di tangan FRETILN menurut laporan resmi <a title="PBB" href="http://id.wikipedia.org/wiki/PBB">PBB</a>). Selebihnya mati ditangan Indonesia saat dan sesudah invasi dan adapula yang mati kelaparan atau penyakit. Hasil <a title="CAVR (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=CAVR&amp;action=edit&amp;redlink=1">CAVR</a> menyatakan 183.000 mati di tangan tentara Indonesia karena keracunan bahan kimia dari bom-bom <a title="Napalm (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Napalm&amp;action=edit&amp;redlink=1">napalm</a>, serta mortir-mortir.</p>
<p>Timor Leste menjadi bagian dari Indonesia tahun <a title="1976" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1976">1976</a> sebagai provinsi ke-27 setelah gubernur jendral Timor Portugis terakhir Mario Lemos Pires melarikan diri dari Dili setelah tidak mampu menguasai keadaan pada saat terjadi perang saudara. Portugal juga gagal dalam proses dekolonisasi di Timor Portugis dan selalu mengklaim Timor Portugis sebagai wilayahnya walaupun meninggalkannya dan tidak pernah diurus dengan baik.</p>
<p><a title="Amerika Serikat" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Amerika_Serikat">Amerika Serikat</a> dan <a title="Australia" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Australia">Australia</a> &#8220;merestui&#8221; tindakan Indonesia karena takut Timor Leste menjadi kantong <a title="Komunisme" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Komunisme">komunisme</a> terutama karena kekuatan utama di perang saudara Timor Leste adalah Fretilin yang beraliran <a title="Marxis" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Marxis">Marxis</a>-<a title="Komunis" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Komunis">Komunis</a>. AS dan Australia khawatir akan efek domino meluasnya pengaruh komunisme di Asia Tenggara setelah AS lari terbirit-birit dari <a title="Vietnam" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Vietnam">Vietnam</a> dengan jatuhnya Saigon atau Ho Chi Minh City.</p>
<p>Namun <a title="PBB" href="http://id.wikipedia.org/wiki/PBB">PBB</a> tidak menyetujui tindakan Indonesia. Setelah referendum yang diadakan pada tanggal <a title="30 Agustus" href="http://id.wikipedia.org/wiki/30_Agustus">30 Agustus</a> <a title="1999" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1999">1999</a>, di bawah perjanjian yang disponsori oleh PBB antara Indonesia dan Portugal, mayoritas penduduk Timor Leste memilih merdeka dari Indonesia. Antara waktu referendum sampai kedatangan pasukan perdamaian PBB pada akhir September 1999, kaum anti-kemerdekaan yang konon didukung Indonesia mengadakan pembantaian balasan besar-besaran, di mana sekitar 1.400 jiwa tewas dan 300.000 dipaksa mengungsi ke Timor barat. Sebagian besar infrastruktur seperti rumah, sistem irigasi, air, sekolah dan listrik hancur. Pada <a title="20 September" href="http://id.wikipedia.org/wiki/20_September">20 September</a> 1999 pasukan penjaga perdamaian <a title="International Force for East Timor (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=International_Force_for_East_Timor&amp;action=edit&amp;redlink=1">International Force for East Timor</a> (INTERFET) tiba dan mengakhiri hal ini. Pada <a title="20 Mei" href="http://id.wikipedia.org/wiki/20_Mei">20 Mei</a> <a title="2002" href="http://id.wikipedia.org/wiki/2002">2002</a>, Timor Timur diakui secara internasional sebagai negara merdeka dengan nama <a title="Timor Leste" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Timor_Leste">Timor Leste</a> dengan sokongan luar biasa dari PBB. Ekonomi berubah total setelah PBB mengurangi misinya secara drastis.</p>
<p>Semenjak hari kemerdekaan itu, pemerintah Timor Leste berusaha memutuskan segala hubungan dengan Indonesia antara lain dengan mengadopsi <a title="Bahasa Portugis" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bahasa_Portugis">Bahasa Portugis</a> sebagai bahasa resmi dan mendatangkan bahan-bahan kebutuhan pokok dari Australia sebagai &#8220;balas budi&#8221; atas campur tangan Australia menjelang dan pada saat referendum. Selain itu pemerintah Timor Leste mengubah nama resminya dari Timor Leste menjadi Republica Democratica de Timor Leste dan mengadopsi mata uang <a title="Dolar AS" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Dolar_AS">dolar AS</a> sebagai mata uang resmi yang mengakibatkan rakyat Timor Leste menjadi lebih krisis lagi dalam hal ekonomi.</p>
<p><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_Timor_Timur">http://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_Timor_Timur</a></p>
<ol>
<li><strong>2. </strong>Pemanfaatan  teknologi Internet  di sekolah.</li>
</ol>
<p>a)      <strong>Tanamkan istilah “Kita yang mengendalikan internet, bukan sebaliknya.”</strong><br />
sebagai pengguna internet, kita kadang-kadang tidak menyadari kalau saat kita membuka situs2 games atau situs2 gak<br />
benar, diri kita dikendalikan oleh internet. Seolah-olah kita lupa waktu, dan akan terus terbawa suasana. Maka dari itu,<br />
aturlah waktu internetan dengan kritis dan seperlunya.</p>
<p>b)      <strong>Pikirkan Bahwa “Kesenangan Tidaklah kekal, Pengetahuan Yang Kekal.”</strong><br />
Nah, disini saya mengajak kaum pelajar untuk lebih banyak memanfaatkan Internet di sekolah sebagai sarana mencari pengetahuan saat menggunakan Internet. Jangan terlalu sering bersenang-senang seperti chatting sampai lupa waktu, main game online tak terkendali, karena semua itu bisa membuat diri tak terkendali. Cobalah mencari pengetahuan seperti sains (bisa dibaca artikel saya tentang <a href="http://shiddiqblog.com/3-website-untuk-belajar-sains/" target="_blank">3 website untuk belajar sains</a>) yang bisa sangat bermanfaat untuk mendukung proses belajar mengajar disekolahmu.</p>
<p>c)      <strong>Say No To Porn</strong><br />
Pelajar sekolah sering memanfaatkan internet untuk membuka situs-situs gak benar. Hindarilah sebelum anda terjerumus ke jurang. Ingat..!! Gak ada sama sekali manfaatnya, Anda hanya akan mendapatkan beribu kerugian semata. Dan untuk blogger-blogger pelajar, marilah kita kampanyekan istilah Say No To Porn lewat blog dengan memasang banner dari website <a href="http://situsbersih.com/" target="_blank">situsbersih.com<br />
</a></p>
<ol>
<li><strong>3. </strong><strong> Hambatan dalam Penerapan TIK di Tingkat Sekolah</strong></li>
<li>Kesiapan sekolah dalam  penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) belum maksimal.</li>
</ol>
<p>Salah satu penyebab utama dari ketidaksiapan sekolah menerapkan TIK adalah kurangnya ketersediaan sumber daya, sarana dan prasarana komunikasi. Sebab sampai saat ini di sekolah kami belum terpasang telepon yang merupakan sarana utama dari penerapan TIK di sekolah sebagai sarana pembelajaran.</p>
<ol>
<li>Keterbatasan Kuantitas Sumber Daya Pendidikan</li>
</ol>
<p>Guru merupakan motor penggerak dalam penerapan TIK dalam pendidikan untuk  pemebelajaran. Namun kenyataan yang kami hadapi terutama di sekolah kami adalah masih kurangnya guru yang menguasai TIK secara aktif. Bahkan ada beberapa guru yang belum tahu bahkan tidak kenal computer. Padahal sekolah kami berada di ibu kota kecamatan.</p>
<ol>
<li>Masih kurangnya pengadaan infrastruktur teknologi telekomunikasi, multimedia dan informasi.</li>
</ol>
<p>Infrastuktur teknologi telekomunikasi, multimedia, dan informasi merupakan prasyarat utama terlaksanannya IT untuk pendidikan sementara penestrasi computer (PC) di sekolah masih rendah.</p>
<ol>
<li>Biaya penggunaan jasa telekomunikasi masih mahal.</li>
</ol>
<p>Masalah yang paling mendasar dalam penerapan TIK di sekolah adalah masalah dana. Dalam proses penyelenggaraan pendidikan hanya mengandalkan dari pemerintah yang sangat terbatas. Dana yang kami terima dari BOS Pusat dan BOS daerah belum cukup untuk pengadaan infrastukturb teknologi telekomunikasi dan informasi di sekolah.</p>
<p><strong>Pemecahan Masalah dan Alternatif Solusinya</strong></p>
<ol>
<li><strong>Perubahan Paradigma dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia</strong></li>
</ol>
<p>Untuk mendapatkan manfaat yang maksimal dari penerapan TIK di lingkungan pendidikan, tentu saja harus melalui perubahan pola pikir yang cukup fundamental – bahkan dalam sejumlah konteks sedikit radikal. Dari berbagai hasil penelitian yang dilakukan lembaga-lembaga pendidikan terlihat bahwa kunci utama keberhasilan inisiatif apapun terkait dengan pemanfaatan TIK di lingkungan mengajar-belajar sangat tergantung pada tenaga pengajar, yaitu guru . Hakekat guru sebagai pihak “yang digugu dan ditiru”, yang kemudian dilukiskan oleh kiasan “guru kencing berdiri, murid kencing berlari” memperlihatkan bahwa semaju apa pun lingkungan pendidikan di Indonesia, faktor budaya yang meletakkan tenaga pengajar sebagai tokoh sentral dalam proses pendidikan formal di kelas akan teramat sulit dihilangkan. Oleh karena itulah maka usaha pertama yang harus dilakukan adalah pemberdayaan tenaga pengajar guru ini. Pemberdayaan pertama adalah dalam hal perubahan gaya mengajar yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masa kini.</p>
<ol>
<li><strong>Penyediaan Infrastruktur dan Fasilitas TIK</strong><strong> </strong></li>
</ol>
<p>Setelah komponen manusia dan proses berhasil ditangani  yang sebenarnya merupakan bagian yang tersulit dalam mengelola perubahan  maka hal terakhir yang harus dipikirkan adalah bagaimana dengan segala keterbatasan yang ada dapat disediakan infrastruktur dan fasilitas TIK yang memadai. Kuncinya hanya satu, yaitu motivasi dan keinginan untuk terjalinnya kerjasama antara sesama institusi pendidikan, dan dengan pihak swasta, komunitas, maupun pemerintah sebagai perumus kebijakan pendidikan nasional. Agar semangat bekerjasama ini terwujud, harus ada perubahan pola pikir yang ditanamkan terutama kepada para pemilik dan pengelola lembaga pendidikan khususnya yang telah mendapatkan predikat unggul.</p>
<ol>
<li><strong>Berkerjasama dengan Lembaga Pendidikan dan Pelatihan TIK</strong></li>
</ol>
<p>Melakukan kerjasama dalam format “shared services” dan “shared resources”, maka langkah apa yang harus dilakukan untuk mempercepat akselerasi adopsi TIK secara makro atau nasional? Bagi negara sebesar Indonesia, isu yang selalu mengemuka adalah masalah “scalability” dan “sustainability”. Untuk menjawab tantangan atau isu “sustainability”. Setelah memiliki trafik yang tinggi, akibat banyaknya interaksi dan transaksi antar institusi pendidikan, maka tibalah dilakukan inisiatif kerjasama dengan pihak lain dalam kerangka PPP (Public Private Partnerships). Melalui kerangka PPP ini, bertemu tiga pihak besar yaitu Akademisi, Bisnis, dan Government (baca: ABG). Mereka saling menjalin kesepakatan tertentu, yang tentu saja saling mendatangkan manfaat bagi masing-masing pihak, untuk membangun sebuah inisiatif berskala nasional untuk meningkatkan daya saing.</p>
<ol>
<li><strong>4. </strong>Saran konkrit agar mata kuliah Teknologi dan Informasi untuk pendidikan dapat lebih berkualitas lagi di masa depan.</li>
</ol>
<p>Mata kuliah ini secara materi sudah sangat memadai. Manun dalam memperlajarinya kami masih banyak mengalami kendala dan hambatan, terutama dalam mengerjakan tugas-tugasmata kuliah ini. Untuk itu ada beberapa saran yang dapat kami sampaikan untuk perhatian di masa depan, antara lain :</p>
<ol>
<li>Jumlah pertemuan atau tatap muka perkuliahan dapat diperbanyak jumlah jamnya, sehingga seluruh materi kuliah TIK ini dapat disampaikan dengan baik.</li>
<li>Kualitas pertemuan atau perkuliahan dapat dipertajam lagi dengan  melakukan praktik langsung saat perkuliahan cara pembuatan email, facebook, blog, dan slideshare. Hal ini kami sampaikan karena masih terbatasnya pengetahuan kami tentang TIK ini. Sehingga setelah mengikuti perkuliahan yang sangat terbatas ini, di lapanagan kami banyak teman-teman kami datang menyampaiakan kesulitan-kesulitan cara membuat email, facebook, blog, dan slideshare termasuk saya sendiri. Dan terus terang materi ini kami terima setelah menempuh S2 ini. Seandainya tidak ada program ini mungkin sampai akhir pengabdian saya tidak mengenal TIK ini.</li>
</ol>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/4gustiah.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/4gustiah.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/4gustiah.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/4gustiah.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/4gustiah.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/4gustiah.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/4gustiah.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/4gustiah.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/4gustiah.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/4gustiah.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/4gustiah.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/4gustiah.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/4gustiah.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/4gustiah.wordpress.com/7/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=4gustiah.wordpress.com&amp;blog=13966593&amp;post=7&amp;subd=4gustiah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://4gustiah.wordpress.com/2010/06/01/quiz-tik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5de243dd3b5304e14a239e76a0e9028e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">4gustiah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tugas TIK</title>
		<link>http://4gustiah.wordpress.com/2010/06/01/tugas-tik/</link>
		<comments>http://4gustiah.wordpress.com/2010/06/01/tugas-tik/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 Jun 2010 04:54:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>4gustiah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://4gustiah.wordpress.com/?p=3</guid>
		<description><![CDATA[MAAG Maag atau radang lambung atau tukak lambung adalah gejala penyakit yang menyerang Lambung dikarenakan terjadi luka atau peradangan Lambung yang menyebabkan sakit dan perih pada Perut Penyebab Maag merupakan gejala penyakit akibat faktor yang merusak pertahanan mukosa lambung lebih besar daripada faktor yang melindungi pertahanan mukosa lambung. Penyebabnya Penyebabnya bisa karena penderita makannya tidak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=4gustiah.wordpress.com&amp;blog=13966593&amp;post=3&amp;subd=4gustiah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MAAG </strong></p>
<p><strong></p>
<p></strong><strong>Maag</strong> atau <strong>radang lambung</strong> atau <strong>tukak lambung</strong> adalah gejala penyakit yang menyerang Lambung dikarenakan terjadi luka atau peradangan Lambung yang menyebabkan sakit dan perih pada Perut</p>
<ul>
<li><strong>Penyebab </strong><strong>
<p></strong>Maag merupakan gejala penyakit akibat faktor yang merusak pertahanan mukosa lambung lebih besar daripada faktor yang melindungi pertahanan mukosa lambung. Penyebabnya Penyebabnya bisa karena penderita makannya tidak teratur sehingga terjadi produksi asam lambung yang berlebihan, terdapat mikroorganisme yang merugikan (Helycobacter pylori), mengkonsumsi obat-obatan tertentu, atau sebab-sebab lainnya misalnya beban pikiran yang berat, kebiasaan merokok, mengkonsumsi minuman yang mengandung kafein. Maag bisa disembuhkan tetapi tidak bisa sembuh total, maag adalah penyakit yang dapat kambuh apabila si penderita tidak makan teratur, terlalu banyak makan, atau sebab lain. Tetapi maag dapat di cegah, yaitu dengan cara makan teratur, makan secukupnya, cuci tangan sebelum makan, dan jangan jajan sembarangan .</li>
</ul>
<ul>
<li><strong>Penanganan </strong><strong>
<p></strong>Tujuan penanganan penyakit maag yaitu menghilangkan nyeri tukak, mengobati tukak, mencegah kambuh kembali dan mengurangi terjadinya komplikasi yang lebih serius. Jika melalui pemeriksaan dalam lambung pasien ditemukan adanya bakteri, maka perlu diberikan suatu antibiotik.<strong></strong></li>
</ul>
<p>Obat – obat yang diberikan dikelompokkan berdasarkan mekanisme kerjanya :</p>
<ul>
<li>Mengurangi produksi asam lambung à ranitidine, omeprazol,</li>
<li>Menetralkan asam lambung à antasida</li>
<li>Memberi perlindungan terhadap mukosa lambung à sukralfat</li>
<li>Membunuh mikroorganisme H. pylori à klaritromisin, amoksisilin, metronidazol</li>
</ul>
<p><a href="http://www.farmasiku.com/index.php?target=categories&amp;category_id=196">http://www.farmasiku.com/index.php?target=categories&amp;category_id=196</a></p>
<h2><a title="Solusi Penyakit Maag Tanpa Mengobati" href="http://safuan.wordpress.com/2007/10/10/solusi-penyakit-maag-tanpa-mengobati/">Solusi Penyakit Maag Tanpa Mengobati</a></h2>
<p>Kebanyakan orang sudah kenal dengan penyakit maag. Sehingga terkadang juga bisa mengantisipasinya bila terserang gejala penyakit ini. Dalam istilah kedokteran, penyakit maag disebut gastritis atau peradangan lambung. Untuk gejala yang lebih ringan sering disebut dengan dyspepsia.</p>
<p><strong>Daerah Lambung yang Terkena</strong></p>
<p>Gastritis terjadi pada organ lambung. Organ ini terletak di sebelah kiri rongga dada dengan posisi miring ke bawah, menjorok ke kanan mendekati ulu hati. Kadang-kadang orang yang terkena sakit ini akan menunjuk atau memegang perut sebelah kiri atau ulu hati, tepat dibawah tulang dada.</p>
<p>Di lokasi lambung inilah proses pencernaan makanan terjadi. Untuk selanjutnya diteruskan ke usus di bawahnya. Dalam proses pencernaan tersebut dikeluarkan beberapa cairan asam lambung untuk membantu proses penghancuran makanan.</p>
<p><strong>Asam Lambung Berlebihan</strong></p>
<p>Terjadinya gastritis atau peradangan lambung, pada awalnya karena asam lambung yang berlebihan. Asam lambung yang semula membantu lambung malah merugikan lambung. Asam lambung akan merusak dinding lambung itu sendiri, karena sifat asam yang korosif (mengikis). Faktor yang memicu produksi asam lambung berlebihan, diantaranya beberapa zat kimia, seperti alcohol, umumnya obat penahan nyeri, asam cuka. Juga beberapa makanan dan minuman yang bersifat asam,, makanan dengan bumbu yang bersifat asam dan sebagainya. Makanan yang pedas serta bumbu yang merangsang, semisal jahe, merica, juga akan memicu produksi asam lambung.</p>
<p>Faktor psikis atau kejiwaan seseorang bisa pula meningkatkan produksi asam lambung. Selain itu penyakit maag juga bisa disebabkan insfeksi bakteri tertentu, misalnya helicobacter pylori yang merupakan bakteri normal dalam lambung, yang dalam kondisi tertentu bisa menjadi abnormal. Yang akhirnya merangsang asam lambung. Gastritis juga bisa disebabkan alergi terhadap makanan tertentu, misalnya ikan, coklat dan lain-lain.</p>
<p><strong>Keluhan dan Gejala</strong></p>
<p>Pada awalnya, seseorang yang terserang penyakit ini mengabaikannya saja, yaitu rasa perih dan kembung di ulu hati. Kemudian berlanjut dengan mual dan disertai muntah. Pada saat ini, penderita baru menyadari sakitnya. Keadaan ini berlanjut dengan berkurangnya nafsu makan. Bila hal ini terus dibiarkan, akan berakibat semakin parah dan akhirnya asam lambung akan membuat luka-luka (ulkus) yang dikenal dengan tukak lambung. Muntah pun bisa disertai darah. Keadaaan gastritis akut (mendadak) juga bisa terjadi pada anak-anak yang menelan zat-zat kimia korosif, misalnya asam dan basa kuat. Pada umumnya zat ini terdapat pada cairan kebersihan rumahtangga maupun pestisida. Kerusakan akibat zat ini tidak hanya di lambung, tetapi juga di bibir, rongga mulut dan tenggorokan.</p>
<p><strong>Bagaimana Solusinya?</strong></p>
<p>Bila penyakit maag ini sudah disadari oleh penderitanya, sebenarnya sangat mudah mengatasinya. Artinya, tidak dibiarkan berlanjut terus sehingga menjadi tukak lambung. Prinsip penanganannya adalah diet atau pengaturan makan. Jangan biarkan perut lama dalam keadaan kosong. Keadaan kosong ini dapat mengakibatkan asam lambung yang sudah diproduksi tidak mempunyai bahan untuk dicerna tau digilas, dan pada akhirnya dinding lambung sendiri yang menjadi sasarannya.</p>
<p>Jangan terlalu banyak mengkonsumsi makanan atau minuman pedas dan asam. Hindari makanan berlemak, karena lemak memang sulit dicerna oleh lambung. Selain itu, tektur makanan sebaiknya lembut (lunak).</p>
<p>Sering-seringlah minum air putih, karena bisa mengurangi sifat asam dari makanan atau minuman tersebut. Kurangi mengkonsumsi minuman the, kopi atau soft drink. Porsi makanan sebaiknya tidak terlalu banyak, tetapisedikit dengan frekuensi sering.</p>
<p>Bila harus mengkonsumsi obat-obatan penahan nyeri (analgetik), maka sebaiknya diminum setelah makan dan tidak dalam keadaan kosong.</p>
<p>Bila disiplin dalam mengatur makanan ini, Insya Allah penyakit maag bisa membaik tanpa diobati. Seandainya perut masih melilit dan mual terus menerus, maka obat-obatan untul menetralkan asam lambung sangat membantu meringankan penderitaan. Misalnya, obat-obatan antasida. Bila dengan obat ini belum bisa teratasi, maka sebaiknya berkonsultasi dengan dokter. Kadang kala diperlukan obat penenang untuk mengobatinya.</p>
<p><strong>Waspada Bagi Wanita Hamil Muda.</strong></p>
<p>Wanita saat hamil muda yang sebelumnya mempunyai riwayat penyakit maag, sangat beresiko kambuh, apalagi saat mengidam.</p>
<p>Saat mengidam, terkadang ibu hamil muda tidak berselera makan, mual dan muntah (emesis gravidarium) akibat pengaruh hormone chorionic gonadotropin. Karena perut sering dalam keadaan kosong, maka sakit tidak bisa dihindari. Begitupun sebaliknya, penyakit maag yang diderita sebelumnya bisa memperburuk masa mengidam wanita hamil, yaitu mual muntah berlebihan (hiperemesis gravidarum). Oleh karena itu, hindari lebih dahulu makanan yang merangsang lambung. Selain itu, tablet penambah darah sementara jangan dikonsumsi dulu, mengingat obat ini juga mengiritasi lambung.</p>
<p><strong>Pencegahan</strong></p>
<p>Sangat mudahmenghindari penyakit maag. Yaitu tidak makan dan minum yang pedas maupun asam secara berlebihan, pola makanseimbang (tidak berlebihan lemaknya), dan teratur. Hindari berlebihan minum kopi, the, soft drink. Lebih aman dengan sering minum air putih.</p>
<p>Namun demikian, seorang bisa terserang penyakit maag karena pengaruh ras, keturunan dan kebiasaan makannya. Mungkin saja orang dengan ras tertentu sudah terbiasa dengan makanan yang merangsang, tetapi tidak ada keluhan lambung, misalnya suku Minang.</p>
<p>Bagi yang sudah menderita penyakit maag berat, jika harus memakan makanan yang dikelola secara missal (bersama) -misalnya dalam asrama, instansi hendaklah memperhatikan syarat makanan, seperti harus mudah dicerna, porsi makanan sedikit-sedikit tetapi sering, tidak merangsang lambung (missal pedas, asam, tektur keras), dapat mengeluarkan cairan lambung dan dapat menetralkan kelebihan asam lambung.</p>
<p>Satu hal yang juga perlu diperhatikan, bahwa ketenangan jiwa seseorang bisa mengurangi resiko sakit maag. Jadi, hadapilah kegiatan sehari-hari dengan tenang dan berserah diri kepada Allah. Dan Insya Allah, tidak hanya penyakit maag, penyakit lain pun bisa terhindar dari tubuh kita. Wallahu a’lam.</p>
<p><em>Sumber : Majalah Assunnah Edisi 06/tahun X/1427H/2006M, hal 13-14.</em></p>
<p>Info Produk : <a href="http://go2.wordpress.com/?id=725X1342&amp;site=safuan.wordpress.com&amp;url=http%3A%2F%2Fkoleksiherbal.indonetwork.co.id%2F&amp;sref=http%3A%2F%2Fsafuan.wordpress.com%2F2007%2F10%2F10%2Fsolusi-penyakit-maag-tanpa-mengobati%2F">http://koleksiherbal.indonetwork.co.id</a></p>
<p><a href="http://safuan.wordpress.com/2007/10/10/solusi-penyakit-maag-tanpa-mengobati/">http://safuan.wordpress.com/2007/10/10/solusi-penyakit-maag-tanpa-mengobati/</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/4gustiah.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/4gustiah.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/4gustiah.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/4gustiah.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/4gustiah.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/4gustiah.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/4gustiah.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/4gustiah.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/4gustiah.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/4gustiah.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/4gustiah.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/4gustiah.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/4gustiah.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/4gustiah.wordpress.com/3/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=4gustiah.wordpress.com&amp;blog=13966593&amp;post=3&amp;subd=4gustiah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://4gustiah.wordpress.com/2010/06/01/tugas-tik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5de243dd3b5304e14a239e76a0e9028e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">4gustiah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hello world!</title>
		<link>http://4gustiah.wordpress.com/2010/06/01/hello-world/</link>
		<comments>http://4gustiah.wordpress.com/2010/06/01/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 Jun 2010 04:51:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>4gustiah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://4gustiah.wordpress.com/?p=1</guid>
		<description><![CDATA[Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=4gustiah.wordpress.com&amp;blog=13966593&amp;post=1&amp;subd=4gustiah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Welcome to <a href="http://wordpress.com/">WordPress.com</a>. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/4gustiah.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/4gustiah.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/4gustiah.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/4gustiah.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/4gustiah.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/4gustiah.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/4gustiah.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/4gustiah.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/4gustiah.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/4gustiah.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/4gustiah.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/4gustiah.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/4gustiah.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/4gustiah.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=4gustiah.wordpress.com&amp;blog=13966593&amp;post=1&amp;subd=4gustiah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://4gustiah.wordpress.com/2010/06/01/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5de243dd3b5304e14a239e76a0e9028e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">4gustiah</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
